Minggu, 18 Maret 2012

Belajar Cara Membuat Website Menggunakan PHP,

         Ada beberapa alasan kuat mengapa kita perlu mempelajari cara membuat website menggunakan PHP, salah satunya karena PHP adalah pemimpin pasar server side programming saat ini. Sebagaimana bisa anda lihat pada menu-menu tutorial cara membuat website di samping, server side programming yang bisa ada pelajari di prothelon.com ini adalah Belajar PHP. Sebenarnya selain PHP masih ada beberapa server side programming lagi yang bisa anda pelajari saat belajar cara membuat website seperti ASP.NET, Java, ColdFusion, Perl, Ruby dan Phyton. Nah, mengapa dari sekian banyak bahasa program tersebut saya memilih untuk membuat tutorial PHP dan bukan bahasa pemrograman yang lain tersebut? Jawabannya simple saja, karena PHP merupakan pemegang market share dari semua bahasa pemrograman server-side yang saya sebutkan tadi. Dari data survey yang bisa kita lihat di w3techs.com, Market share Bahasa pemrograman PHP adalah 77,3%. Artinya , PHP digunakan oleh 77,6% dari website yang menggunakan bahasa pemrograman server side. Data ini saya ambil tanggal 17 Maret 2012. Try This: 4 Langkah Mudah Belajar Cara Membuat Website, Langsung Praktek! KLIK DI SINI!. Saat belajar cara membuat website, tentunya kita tidak ingin ilmu yang kita pelajari kurang dapat diimpementasikan di dunia nyata bukan? Nah, kalau kita mempelajari PHP, artinya kita berpeluang jauh lebih besar untuk menggunakan pengetahuan kita tentang cara membuat website dibandingkan jika kita mempelajari bahasa pemrograman lainnya.
Pesaing terdekat PHP adalah ASP.NET dengan pangsa pasar hanya 21,6%, tertinggal jauh dari PHP.
Jadi, perlukah kita mempelajari cara membuat website menggunakan PHP? Menurut saya jawabannya adalah perlu. Mudah-mudahan tulisan ini semakin memacu semangat anda untuk mempelajari cara membuat website menggunakan PHP dengan lebih baik.

Rabu, 14 Maret 2012

Aritmetic Operator c

1.1 Soal Latihan Bahasa C
//++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
A.Perbaiki code berikut sehingga dapat dijalankan. Hmmmmmmm :-)
a.
int b;
b = 2*3;
printf ("2x3 = %d\n",b);
system("pause");
return (0);
}

b.
a = 2-5)*4;
printf ("2-5x4 = -12 sesuai dengan hasil perhitungan
berikut: %d\n",a);
system("pause");
return (0);

c.
int a;
a = (24/2%8+2*5-2));
printf ("24/2%8+2*5-2 = 10 sesuai dengan hasil perhitungan
berikut: %d\n",a);
d.
int a = 4, b = 12;
printf ("Apakah a > b ? (Ket: 1 = Ya, 0 = Tidak):\n%d\n",c = a <b);

e. Lengkapilah code berikut sehingga apabila diketikan sebarang nilai a (ket: gunakan
scanf()), yang meliputi bilangan bulat maupun pecahan, setelah melalui baris program
berikut kemudian ditampilkan nilai a dan b.
b = 3.5
a += 5;
b *= (a-2);

f. Lengkapilah code pada table di dalam sub-bab II.1.3 sehingga contoh program tentang
incremental operator (++) dan decremental operator (--) dapat dijalankan. Berikan
penjelasan singkat tentang perbedaan penulisan masing-masing operator tersebut
sebelum dan sesudah variabel.

g. Program berikut seharusnya menampilkan nilai “0” karena pernyataan 4 > 12 adalah
salah.
int a = 4, b = 12;
printf ("Apakah a > b ? (Ket: 1 = Ya, 0 = Tidak):\n%d\n",c = a <b);
h. Program berikut seharusnya menampilkan nilai “0” karena pernyataan bahwa 4 dan
12 kurang dari 10 adalah salah.
int a = 4, b = 12, c = 10, d; d = (a && b) < c;
printf ("Apakah a dan b < c? (Ket: 1 = Ya, 0 = tidak):\n%d\n",d);

i. Program berikut seharusnya menampilkan nilai “1” karena pernyataan bahwa
salahsatu dari angka tsb. (yaitu 4 atau 12) ada yang kurang dari 10 adalah benar.
int a = 4, b = 12, c = 10, d;
d = (a || b) < c;
printf ("Apakah a dan b < c? (Ket: 1 = Ya, 0 =
tidak):\n%d\n",d);

Sabtu, 10 Maret 2012

Mengenal apa itu HTML (Hyper Text Markup Language)

         html,,,,,,bisa disebut bahasa yang digunakan untuk menampilkan dan mengelola hypertext. Hypertext dalam html berarti bahwa kita dapat menuju suatu tempat, misalnya website atau halaman homepage lain, dengan cara memilih link yang biasanya digarisbawahi atau diwakili oleh suatu gambar. Selain link ke website atau homepage halaman lain, hypertext ini juga mengizinkan kita untuk menuju ke salah satu bagian dalam satu teks itu sendiri. html terdiri dari sejumlah perintah dimana kita bisa men-set judul, garis, table, gambar dan lain- lain yang disebut tag. Setiap tag masih dapat dilengkapi lagi oleh sejumlah attribute. Dibawah ini sebagian contoh tag dan attributenya:

<html>
<head>
<title>cuma nyoba aja</title>
</head>
<body bgcolor=”red”>
<font face=”arial black” color=”yellow” size=”5″ >Ngung Xi Yuk Choi</font>
</body>
</html>

SEJARAH HTML
Konsep HTML diciptakan pertama kali oleh IBM pada tahun 1980 pada saat tercetus ide untuk meletakkan elemen-elemen yang menandai bagian suatu dokumen seperti judul, alamat dan isi dokumen. Lalu, pada akhirnya elemen-elemen itu menjadi suatu program untuk melakukan pemformatan dokumen secara otomatis.
Bahasa pemprograman untuk melakukan tugas tersebut disebut markup language, atau lebih lengkapnya IBM menamai program tersebut sebagai Generalized Markup Language (GML).
Konsep ini pada tahun 1986 disetujui oleh ISO (International Standard Organization) sebagai standar bagi pembuatan dokumen-dokumen dengan keluarnya ISO 8879. ISO menamai GML ini menjadi SGML (Standard Generalized Markup Language).
SGML ke HTML
HTML – yang juga menggunakan teknologi markup language – dulu merupakan salah satu bagian dari SGML ini. Seorang peneliti yang bernama Tim Berners-Lee dari CERN – yang kini menjadi direktur W3C (World Wide Web Consortium) mengemukakan suatu ide tentang pembuatan suatu skrip bahasa pemprograman dandokumen yang bisa diakses oleh seluruh komputer tanpa melihat jenis platform-nya apakah Windows, Unix, Linux dan sebagainya. Semenjak itu HTML lebih populer daripada SGML.
PERKEMBANGAN HTML
Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat.
Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.
HTML versi 1.0
Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).
HTMl versi 2.0
Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.
HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2
HTML versi 4.0
HTML versi 4 ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini diambil. HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.


latihan bahasa c

//nama  : Syahrizan
//nim  : 49009032
//++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++=
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main(void)
{

int a;
a = (2-5)*4;
printf("2-5x4 = -12 sesuai dengan hasil perhitungan \n",a);
//scantf("%d\n",a);
system("pause");
return (0);
}

//nama  : Syahrizan
//nim  : 49009032
//++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++=
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main(void)
{
int b;
b = 2*3;
printf ("2x3 = %d\n",b);
system("pause");
return (0);
}

Jumat, 09 Maret 2012

Prgram Tampilan Bilangan Bulat

//Prgram Tampilan Bilangan Bulat
//Nama: Syahrizan
//Nim : 49009032
#include <stdio.h> 
#include <stdlib.

int main(void) 
{
    int p, q, BilanganBulat; /*deklarasi variable ini.................*/
    printf(''Masukan Bilangan Bulat 1 \n");
    scanf("%d',&p);
    printf("Masukan Bilangan Bulat 2 \n");
    scanf("%d',&q)
    printf("hasi bilangan bulat satu = %d hasil bilangan pecahan dua  = %d \n" , p, q )
    system("pause"); 
    return (;
}

Hexadecimal ke Decimal

//Nama : Syahrizan
//Nim    : 49009032

#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>

int main(void)
{
int w ;

printf("Konversi Desimal ke Octal \n");
printf("Desimal= ");
scanf("%d",&w);                // fungsi desimal dengan “%d”
printf("Octal= %o", w);        // fungsi Octal dengan “%o”
printf("\n");
system("pause");
return(0);
}
#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>
//#define enambelas 16

int main(void)
{
int b ;

printf("Konversi Hexadecimal ke Decimal \n");
printf("Hexadecimal= ");
scanf("%10x",&b);
printf("Decimal= %d", b);
printf("\n");
system("pause");
return(0);
}